Friday, March 23, 2007

Iklan...

Tayangan satu ini sering dibenci oleh para pemirsa TV.Pas lagi seru2nya nonton acara kesayangan eee...tiba2 kepotong sediluk utk jeda commercial, yg mau lewat berikut ini, setelah yang beriku ini dan lain2 istilah utk memberi nama lain bagi tayangan iklan. Kadang2 sebel juga liat iklan yg lewat itu ternyata nggak enak utk dilihat apalagi malah mbosenin krn gak ada menariknya sedikitpun. dari sekian banyak iklan yg bersliweran di berbagai acara stasiun televisi saya lebih suka mengolongkannya menjadi dua bagian yaitu Iklan yang mendidik dan iklan yang tidak mendidik.
Kategori iklan yg mendidik biasanya memiliki ciri gampang dicerna pesan yg dismpkan, pakai logika saat penyampaian pesannya dan yang jelas pemeran yang ditampilkan dalam iklan selain org terkenal juga mempunyai penampilan yang enak dilihat.
Kategori iklan yang tidak menarik bagi saya biasanya memiliki ciri susah banget ngertiin maksud pesannya, nggak pakai logika dalam penyampaian pesannya dan pemerannya pun kurang pas utk menyampaikan pesannya.
Saya ambil contoh iklan sebuah produk motor yg lambangnya garpu tala..apa pesan yg disampaikan? weleh...hanya sekedar sebuah motor dengan kemampuan yg hebat.apa bener motor itu sanggup merontokkan jembatan?apa bener motor itu sanggup mretelin sebuah motor lain?apa bener motor itu bisa memperorak porandakan segala sesuatu di sekelilingnya?apa bener juga motor itu bisa diterjunkan ke suatu lokasi plus pengendaranya?
to be continued...

Wednesday, March 14, 2007

Kenaaaa dech....

Judulnya sih persis seperti sebuah acara yg ditayangkan oleh Trans7 jam 18.30 an.
Acara yg menurutku asyik punya, dipresenteri oleh seorang yg punya banyak gaya dan cara untuk membuat mangsanya mau menuruti maunya.
Acara ini menarik salah satunya karena si presenter jalan2 ke berbagai lokasi utk memberikan sejumlah pertanyaan kepada seseorang dengan hadiah lima puluh ribu rupiah per jawaban yg benar.terkadang dalam situasi tertentu, presenter meminta seseorang utk mewakilinya memberikan pertanyaan kpd seseorang yg sdh diincar, tentu saja si pembantu ini dipandu lewat alat komunikasi.
salah satu yg menjadi daya tariknya adalah bukan karena hadiahnya yg heboh atau segede gajah atau duit segepok tapi sang mangsa tidak perlu datang ke studio, tidak perlu dandan necis atau norak, tidak perlu mendaftar, dan tdk perlu memainkan games, serta tdk perlu mecemaskan akan kehilangan apa yg sdh didapatnya krn memang tdk ada permainan tebak-tebakan dan mikir basa-basi ala pedagang dgn seribu satu tawaran yg menggiurkan. Singkatnya sang peserta kuis ini praktis tidak perlu modal apapun kecuali pengetahuan yg dimilikinya.
Sang presenter akan mendatangi mangsanya, memberinya pertanyaan yang menguji pengetahuan si mangsa, si mangsa hanya harus menjawab pertanyaan tersebut secara spontan dan bila dijawab dengan benar maka jawaban itu sdh cukup utk memberinya suatu kebahagian dengan menerima hadiah tak terduga... sederhana tapi menghibur...

Monday, March 05, 2007

nglindur atau baru aja bangun tidur?

berita "besar" yang terdengar dari kantor seorang menteri republik indonesia yang mengurus informasi dan kumunikasi adalah wacana beliau untuk mensomasi acara republik mimpi yang ditayangkan oleh MetroTV setiap hari minggu malam.
kebebasan berekspresi yang terganggu oleh kearoganan wacana seorang pejabat negara yang belum memahami bahwa demokrasi berlaku untuk semua orang adalah bagian y sangat menyebalkan. terutama untk pengembangan demokrasi di negeri ini yang lagi berkembang.
wacana somasi ini direspon dengan sangat indah oleh pakar komunikasi UI Effendi Gozali dengan sedikit mempermak tayangan Republik Mimpi menjadi Kerajaan Mimpi. Dan sejarah baru telah tercatat dalam negara republik mimpi dengan didekritkannya Kerajaan Mimpi oleh SBY yg kemudian berganti julukan Paduka Raja SBY.
katanya pak menteri wacana ini karena tayangan republik mimpi meluncur ke arah mendelegitimasikan lembaga kepresidenan. Lhooo...???
memang rada susah ki pak menteri memahami arti parodi politik dan srimulat...
apakah dirimu selama ini sedang tidur? apakah malah barusan bangun tho pak?
nglindur apa isih hayub2en?
tak kasih contoh ya pak...
itu sinetron2 yg tayang tiap hari di media2 elektronik kok nggak dipendeliki?
sinetron2 itu apakah sdh bermutu? sdh bagus? sdh mengaraah ke pembentukan kecerdasan bangsa?
lha mbok dipirsani itu sinetron2 sekarang banyak yg cuman nakut2i pemirsa,
sinetron yang terlalu berlebih-lebihan, sinetron yang garapan jalan ceritanya aneh2,
sinetron yg ngasih contoh sikap2 buruk yang sangat ekstreem...
ada juga itu iklan2 produk yang gembar gembornya melebihi kemampuan produk itu sendiri.
iklan2 yang kadangkala tidak masuk akal.
apa iyo tho iklan itu menggambarkan begitu dahsyatnya sebuah produk?
apa pak menteri kurang kerjaan?
kenapa sinetron yg spt itu, iklan yg juelek spt itu tdk dipikirke?
lha kok malah tayangan secerdas republik mimpi diurusin...
kalau bapak memsomasi, saya sebagai rakyat juga boleh mensomasi bapak krn tidak peduli dengan tayangan2 yg tidak bermutu bagi pemirsa....
tayangan republik mimpi kebanyakan kritik? lha memang caranya agar mendapat perhatian ya harus begini ini, tapi khan cara ini sangat cerdas, tdk perlu rubyang rubyung demonstrasi dlsb.
bapak mabuk dikritik ya? apa rakyat tdk diperkenankan mengkritik kebijakan pemerintah?
sing nggenah wae pak...wacana boleh saja tapi....boleh dong kami mengkritik wacana anda.