Rekans,
Kita sering khan nyaksiin acara TV sekitar prime time pukul 19.00 - 21.00 WIB, banyak buanget dijejali dengan sinetron-sinetron yang boleh dibilang hampir setype dan sebangun. Tapi beberapa hari ini saya sempet memperhatikan tayangan di prime time sebuah TV swasta yang cukup menarik untuk diikuti, acara ini bertajuk Super Deal 2 Milyar yang dipresenteri oleh Nico Siahaan, salah satu presenter terkemuka di Indonesia.
Rekans,
Sekilas acara ini sangat mirip dengan berbagai kuis yang sudah sering kita saksikan. Hanya saja saat saya mencoba mengikuti "permainan" dalam acara ini sepertinya ada semacam kejanggalan yang membuat resah. Bayangkan saja rekans, untuk mendapatkan hadiah yang begitu berlimpah dan dengan nominal yang begitu fantastis, para pesertanya (yang dipilih dari yang hadir di acara itu) hanya mengandalkan "ilmu" kira-kira dan keberuntungan. Hanya itu saja. Tidak ada satupun pertanyaan atau lemparan soal yang menguji kesungguhan, keilmuan atau pengetahuan pesertanya. Sungguh hanya mengandalkan keberuntungan layaknya kita melempar dadu. Peserta diberikan banyak pilihan yang semuanya menarik dan yang jelas serba tertutup (dalam kotak, kantong atau ruangan yang ditutup tirai) dan tidak dapat kita ketahui isinya sebelum kita memastikan memilihnya walaupun dalam proses pemilihan ini pun masih digoda oleh presenter untuk menggoyahkan pilihan peserta. Entah dengan uang atau tawaran lain yang pastinya dibuat semenarik mungkin.
Kata deal yang digunakan dalam acara ini bagaikan menyerupa dengan deal dalam bidang bisnis. Samakah deal yang dimaksud dalam acara ini dengan deal dalam bisnis?
Dalam bisnis semuanya hampir serba terbuka dan kita deal dengan rekanan bisnis karena kita bisa menilai dari tawaran dan penjelasan yang diberikan, dalam acara ini apakah ada yang perlu dijelaskan? Tidak ada.
Rekans, acara ini bagaikan permainan judi yang dilegalkan dan menari-nari di depan mata kita.
saya tidak bermaksud untuk menjustifikasi acara ini, tapi rekans silakan menilai dan memberikan kesimpulan sendiri tentang acara ini, saksikan dan cobalah untuk mengikutinya, apa yang anda rasakan?
Kalaupun rekans sependapat dengan saya, apakah yang bisa kita lakukan?
bagaimanapun acara ini sangat menarik perhatian banyak orang (pemirsa) mari kita cermati dan mari kita kritisi sebagaimana mestinya, dan apapun pandangan rekans tentang acara ini saya menghormati sepenuhnya.