Tuesday, November 06, 2007

Uneg-uneg aja kok dimakelari...

Dalam era teknologi informasi dan telekomunikasi yang sudah sangat maju seperti sekarang ini, penyampaian segala uneg-uneg dapat dengan mudah dilakukan. Secara langsung maupun tidak langsung.
Yang paling banyak mungkin penyampaian yang tidak langsung. sebagai contoh mungkin melalui surat pembaca yang banyak ada di media massa cetak bahkan ada pula yang bersifat lebih tidak langsung lagi dengan menggunakan media kartun yang juga banyak dimuat di media massa cetak. Beberapa media massa menggunakan metode yang lebih efisien yaitu menggunakan sms ke suatu nomor tertentu yang kemudian isi dari sms tersebut dimuat dalam kolom tertentu di media cetak pemberi fasilitas.
Bagaimana dengan media elektronik, sudah barang tentu stasiun televisi juga tidak ketinggalan dalam memfasilitasi ungkapan uneg-uneg khalayak ramai tentang suatu peristiwa atau masalah yang berkembang di masyarakat.
Hal ini menunjukkan betapa jaringan telekomunikasi dan informasi sudah sedemikian kuatnya menggiring masyarakat untuk dengan mudahnya mengungkapkan uneg-unegnya.
Apakah hanya soal teknologi saja sehingga fenomena ini dapat terjadi?
Mungkin demikian, namun yang lebih besar lagi sebenarnya adalah adanya sumbatan- sumbatan besar bagi masyarakat ketika akan menyampaikan uneg-unegnya kepada penyelenggara negara terutama yang berkaitan dengan pelayanan umum.
Kalau masyarakat sudah bisa melakukan tindakan kritis dengan mengungkapkan uneg-unegnya kepada penyelenggaran negara lalu apakah gunanya adanya perwakilan rakyat?
Untuk apa rakyat diwakili? sedangkan rakyat sudah bisa menyampaikan sendiri uneg-unegnya... baik secara langsung maupun melalui media massa.