Thursday, February 01, 2007

Negara yang aneh...

Negeri penuh bencana, rakyat sengsara, wakil rakyat pesta pora dan pemimpin yang kurang bijaksana.
Masih ingat khan, tentang PP 37 Tahun 2006?Masih kita ingat betapa isinya sangat kontroversial.Negeri ini penuh bencana, dimana-mana bencana masih melanda.
Masih ada korban tsunami yg blm beres urusan kehidupannya.Masih ada korban gempa yg masih blm beres urusan kehidupannya.Masih ada korban banjir yg masih perlu dibantu.Masih ada korban lumpur panas yg masih berteduh di bawah langit dan berdiri di atas bumi yang tanpa atap dan alas yang memadai.Masih ada korban moda transportasi yg blm keurus.Masih ada rakyat miskin yg belum bisa makan sebagaimana slogan 4 sehat 5 sempurna.Masih ada penyakit dan masalah yg menimpa rakyat negeri ini.Masih ada yang belum beres dan itu tidak sedikit.
Bagaimana pemimpin kita? bagaimana wakil rakyat kita? bagaimana pejabat2 kita?
sudahkah mereka punya naluri utk membereskan segala masalah?sudahkah mereka mempunyai antisipasi bencana alam?sudahkan mereka memenuhi hajat hidup org banyak?
apakah mrk terbukti telah bekerja untuk rakyat?apakah mrk terbukti telah memihak kpd rakyat?apakah mrk terbukti telah mengurus rakyat?
kalau bagaimana, sudahkah dan apakah tiada terjawab, lalu mengapa? ada apa denganmu?mengapa ada pemimpin yang tega diam saja melihat rakyat tertimpa bencana sekaligus hanya memikirkan tebar pesona dan popularitas?mengapa ada pejabat yang tidak mampu mengeluarkan kebijakan yang menyentuh sejuk, lembut dan menggembirakan utk rakyat?mengapa ada wakil rakyat yg tega mewakili rakyatnya utk sejahtera?
kapan semua potensi negeri ini diolah utk rakyat? bagaimana mungkin pejabat, pemimpin dan wakil rakyat membuat peraturan yg hanya mensejahterakan mrk saja?dana komunikasi intensif digunakan untuk menyerap aspirasi rakyat? wahai wakil rakyat, anda jadi wakil rakyat dipilih dan bukan di lotere dan datang kepada rakyat untuk mendengar dan menyerap aspirasi kenapa rakyat yang harus membayar? bukankah APBN dan APBD berasal dari rakyat?adalah sebuah kekeliruan bila rakyat ternyata hrs memelihara dan merawat wakil2 mereka. kebalik dong...
Jangan tanya rakyat yang mana? jangan tanyakan itu!!! karena rakyat bukan penonton.karena wakil rakyat adalah wakil rakyat... bukan artis, selebritis, ataupun yang lainyg hrs dibayar utk melihat, bertemu dan merespon keinginan org banyak.
Jangan2 lagunya Iwan Fals tentang Wakil Rakyat masih relevan smp saat ini...